Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Arti Tuman, Meme, Dan Sejarahnya


Assalamu,alaikum...Wr.Wb.
Semoga kita semua dalam lindungan Allah SWT. Amin. Tetap semangat dan terus melaksanakan perkuliahan. Pada kesempatan ini Admin mohon ijin berbagi informasi:
Materi:
Arti Tuman, Meme, Dan Sejarahnya

Mohon izin untuk membahas.
Setelah membaca secara kritis artikel tersebut jawablah pertanyaan di bawah ini.
  1. Apa arti Tuman?.
  2. Apa arti Meme dan jelaskan singkat sejarah Meme?.
  3. Meme merupakan bentuk dari kritik sosial, jelaskan pernyataan ini!.
  4. Mengapa Meme Tuman tersebut sangat cepat menyebar? Berikan alasan!.
Arti Tuman
Dalam artikel : Terkait konten, 'tuman' merupakan istilah bahasa Jawa yang biasa digunakan untuk memberikan label pada perilaku (terutama keliru) yang terus berulang. Tuman dalam konteksnya (dulu) digunakan sebagai peringatan terakhir, agar perilaku (buruk/keliru) tidak diulangi terus menerus. Apakah peringatan tersebut dilakukan dengan agresif seperti menampar? Hal tersebut sangat bergantung otoritas yang memberikan peringatan. Orangtua dulu bisa saja memukul, menampar atau mencubit anaknya yang mengulangi kesalahan terus menerus. Dalam dalam konteks pertemanan, saya rasa hal tersebut sulit untuk dilakukan.

Dakam KBBI tuman2/tu·man/ a menjadi biasa (suka, gemar, dan sebagainya) sesudah merasai senangnya, enaknya, dan sebagainya: agar tidak -- berbuat begitu, hajarlah ia kalau kebetulan ketahuan sedang berbuat (https://www.kbbi.web.id/tuman-2)

Sehubungan dengan itu, ternyata beberapa orang tua dari kalangan Sunda mengatakan  bahwa “tuman” berasal dari bahasa Sunda dan lebih diartikan kepada kecaman dan disertai tindak kekerasan fisik berupa jewer telinga, mencubit, sentilan tangan bahkan menampar yang bertujuan sebagai ancaman atau ultimatum terhadap seseorang  dengan perilaku yang tidak diharapkan karena merugikan orang lain agar tidak diulangi lagi.

Penggunaan “tuman” memiliki banyak konten sindirian pada perilaku-perilaku keseharian yang dianggap merugikan. Konteksnya bisa sangat beragam, namun kebanyakan diarahkan pada teman dekat, rekan kerja sampai saudara. Kebanyakan objek perilaku tersebut adalah mekanisme pertahanan diri jenis denial dan rationalization. Misalnya pada perilaku menghindar dari janji hutang, janji ketemuan ataupun yang lain adalah defence mechanism/DM jenis denial. Sedangkan perilaku menyodorkan segudang alasan untuk menutupi kesalahan adalah defence mechanism/DM jenis rationalization.

Arti Meme dan Sejarah Meme
Hampir setiap hari kita melihat meme di berbagai platform media sosial. Padahal sejatinya istilah meme tidak lahir dari ranah teknologi. Meme adalah istilah yang berkorelasi dengan sains. Adalah Richard Dawkins, seorang ahli biologi asal Inggris di Universitas Oxford, yang mengenalkan istilah tersebut. Ia 
memperkenalkan istilah meme dalam bukunya The Selfish Gene yang diterbitkan pada 1976. Ia menggunakan kata meme untuk mendeskripsikan bagaimana trend dan praktik masyarakat terjadi dan makin populer.

Meme Merupakan Bentuk Dari Kritik Sosial
Meme menjadi bentuk dari kritik sosial dengan arti lain sebagai alat untuk menyampaikan keluh kesah masyarakat tentang keadaan yang sedang terjadi saat ini. Penyampaian segala kritik serta keluh kesah dituangkan kedalam bentuk meme karena sulit atau bahkan tidak memungkinkan untuk masyarakat menyampaikan hal-hal tersebut secara langsung kepada pemegang kekuasaan.

Meme juga digunakan sebagai bentuk kritik sosial karena meme merupakan sarana penyampaian informasi yang menggunakan media gambar atau tulisan dengan tujuan menghibur dan mengandung pesan yang disampaikan mudah dimengerti oleh pembaca. Dengan bentuk yang menghibur dan informatif, diharapkan munculnya kesadaran masyarakat akan suatu permasalahan.

Disamping berbagai komentar negatif mengenai meme yang sedemikian rupa, meme juga membawa pengaruh positif terhadap meningkatnya daya kritik masyarakat khususnya masyarakat cyber (netizen) dalam menanggapi isu sosial. Terbukti dengan maraknya reportase jurnalistik pada sosial media, khususnya facebook, kemudian diikuti oleh bom meme yang berisi hiburan maupun kritikan.

Meme Tuman Tersebut Sangat Cepat Menyebar
Banyak kegelisahan dalam keseharian yang kita tekan (represi), semisal hal-hal kecil seperti alasan gagal ngopi bareng, nyerobot antrian, tidak membalas chating sampai alasan tidak membayar hutang. Masih banyak lagi varian 'tuman' yang direplikasi untuk hal-hal semacam itu. Secara psikologis hal tersebut menarik, karena hanya dengan meme kita dapat mengekspresikan kecemasan. Hampir mustahil kita melakukan hal-hal agresif hanya untuk peristiwa yang dianggap kecil.

Jelas kita tidak memiliki otoritas seperti otoritas orangtua atau guru pada masa lalu. Meme 'tuman' mewakili ekspresi tersebut, penyebar merasa hal tersebut cukup membalas tindakan yang tidak mengenakkan namun dengan cara jenaka. Kita tidak mungkin melakukan agresi secara langsung, selain tidak memiliki otoritas, kebanyakan dari kita juga menghindari konfrontasi.

Demikian tanggapan saya, terima kasih.
Semoga informasi materi diatas bermanfaat. Mohon maaf atas kesalahan dan kekurangan, saran dan masukan sangat berarti untuk perbaikan kedepan, jika bermanfaat dan membantu silahkan di SHARE. Terima kasih atas kunjungannya.
Wassalamu'alaikum...Wr.Wb. 

Post a Comment for "Arti Tuman, Meme, Dan Sejarahnya"